• Jelajahi

    Copyright © TITIKKABAR.COM | Berita di Titik Penting
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Muktamar NU di Jombang Jadi Pasar bagi Ribuan Pelaku UMKM

    TITIKKABAR.COM |
    Jumat, 28 Agustus 2026, 09:38 WIB Last Updated 2026-08-28T02:38:23Z

    JOMBANG ■ TITIK KABAR Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, turut mendorong aktivitas ekonomi masyarakat sekitar melalui bazar yang menyediakan sekitar 1.500 stan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas.

    Bazar tersebut berlangsung pada 20-31 Agustus 2026 dan menawarkan berbagai produk, mulai dari makanan dan minuman hingga cenderamata serta kerajinan lokal. Panitia juga menyediakan panggung hiburan rakyat selama kegiatan berlangsung.

    Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf, mengatakan penyediaan fasilitas bagi pelaku usaha lokal menjadi bagian dari persiapan penyelenggaraan muktamar.

    "Bazar ini digelar untuk ikut serta menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar selama perhelatan muktamar berlangsung," kata Saifullah, yang juga dikenal sebagai Gus Ipul, dalam pembukaan muktamar di Jombang, Kamis (27/8).

    Menurut Saifullah, muktamar diperkirakan dihadiri lebih dari 50.000 warga Nahdlatul Ulama dari berbagai daerah di Indonesia.

    Jumlah peserta, pengunjung dan rombongan pendukung tersebut diperkirakan meningkatkan permintaan terhadap makanan, minuman, cenderamata dan berbagai produk lokal selama kegiatan berlangsung.

    Penyelenggaraan muktamar di kawasan Tambakberas menjadi peluang bagi pelaku usaha setempat untuk memperoleh tambahan pendapatan dari arus pengunjung selama hampir dua pekan kegiatan.

    Muktamar ke-35 NU dibuka oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR Ahmad Muzani, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.

    Muktamar tersebut menjadi forum utama organisasi NU untuk membahas arah organisasi dan memilih kepemimpinan serta agenda strategis untuk periode berikutnya.(Janne Sinten)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini