PANIAI, Papua Tengah, 25 Agustus (TITIK KABAR) — Anggota DPRK Paniai Thomas Gobai menyerukan penghentian pembakaran hutan dan lahan di wilayah Paniai, Papua Tengah, menyusul munculnya sejumlah titik api yang menurutnya berpotensi mengancam lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Thomas, yang juga menjabat Wakil Ketua BAPENPERDA DPRK Paniai, menyampaikan seruan tersebut dari kawasan sekitar Danau Wissel Meren, Enarotali, Senin (25/8).
“Sebagai wakil rakyat Wilayah 1, saya menolak keras segala bentuk pembakaran hutan dan lahan di wilayah Paniai dengan alasan apa pun,” kata Thomas dalam keterangannya.
Ia mengatakan pembakaran hutan dan lahan dapat berdampak terhadap kualitas lingkungan, kesehatan masyarakat dan habitat satwa, serta mengancam keberlanjutan sumber daya alam bagi generasi mendatang.
Thomas mengatakan hutan di Paniai memiliki fungsi penting bagi masyarakat setempat, tidak hanya sebagai sumber penghidupan tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial dan budaya.
Ia mengajak pemerintah daerah, masyarakat, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama dan pemuda untuk meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
“Jaga hutan untuk kehidupan. Jaga alam untuk kita semua. Jaga kehidupan untuk generasi mendatang,” ujarnya.
Thomas juga meminta aparat penegak hukum mengambil tindakan terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup sebagai salah satu dasar hukum dalam penanganan persoalan lingkungan.
Thomas mengimbau masyarakat yang membutuhkan pembukaan lahan untuk menggunakan metode yang tidak menimbulkan risiko kebakaran dan menghindari penggunaan api yang dapat menyebar ke kawasan hutan.
Menurut dia, perlindungan lingkungan perlu menjadi tanggung jawab bersama karena berkaitan dengan kesehatan masyarakat, keberlanjutan ekosistem dan kehidupan generasi berikutnya.
“Paniai Papua Tengah harus tetap aman, damai, dan lestari. Mari kita rawat bersama kehijauan alam kita,” katanya. (END)




