• Jelajahi

    Copyright © TITIKKABAR.COM | Berita di Titik Penting
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Rangka Atap Terbuka, SDN Sreseh 2 Sampang Butuh Penanganan Pemerintah

    TITIKKABAR.COM |
    Senin, 07 September 2026, 18:17 WIB Last Updated 2026-09-07T11:17:43Z

    SAMPANG, Titik Kabar Kerusakan berat pada bagian atap UPTD SDN Sreseh 2 di Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, membuat sebagian bangunan sekolah tidak berada dalam kondisi layak dan aman untuk kegiatan belajar mengajar, berdasarkan dokumentasi lapangan pada 15 Agustus 2026.


    Foto yang diambil di lokasi menunjukkan sebagian besar penutup atap pada salah satu bangunan sekolah telah hilang, sementara rangka kayu terlihat terbuka dari luar. Sejumlah bagian rangka tampak mengalami kerusakan dan perubahan bentuk.

    Dokumentasi dari bagian dalam bangunan juga memperlihatkan konstruksi atap yang terbuka tanpa penutup genteng pada sebagian besar area. Kondisi tersebut membuat ruang di bawahnya terpapar langsung terhadap cuaca.

    Kerusakan pada atap tidak hanya berdampak terhadap kondisi fisik bangunan, tetapi juga berpotensi mengganggu proses belajar mengajar serta menimbulkan risiko keselamatan bagi siswa dan tenaga pendidik apabila ruangan tersebut masih digunakan.

    Pihak sekolah berharap pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang segera melakukan pemeriksaan terhadap kondisi bangunan dan menentukan langkah penanganan, termasuk kemungkinan renovasi atau pembangunan kembali bagian yang mengalami kerusakan berat.

    Sekolah dan masyarakat juga meminta adanya langkah sementara untuk memastikan siswa dan guru tidak melakukan aktivitas di area yang dinilai berisiko sampai kondisi bangunan dinyatakan aman.

    “Perbaikan menyeluruh sangat diperlukan agar siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman,” demikian harapan pihak sekolah sebagaimana disampaikan dalam informasi yang diterima.

    Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi mengenai jadwal pelaksanaan perbaikan maupun besaran anggaran yang akan dialokasikan pemerintah daerah untuk menangani kerusakan bangunan tersebut. (red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini