• Jelajahi

    Copyright © TITIKKABAR.COM | Berita di Titik Penting
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    TNI dan Pemkab Intan Jaya Buka Kembali Akses Pelayanan di Ugimba

    TITIKKABAR.COM |
    Minggu, 20 September 2026, 01:07 WIB Last Updated 2026-09-19T18:07:18Z

    UGIMBA, TitikKabar.com — Pemerintah Kabupaten Intan Jaya bersama TNI membuka dialog dengan masyarakat Distrik Ugimba, Papua Tengah, dalam upaya memperluas kembali akses pelayanan pemerintah di wilayah pegunungan yang selama bertahun-tahun menghadapi keterisolasian dan persoalan keamanan.

    Panglima Komando Operasi TNI Habema Brigjen TNI Riyanto bersama Bupati Intan Jaya Aner Maisini tiba di Ugimba pada Kamis (18/9), dalam kunjungan yang diisi dengan dialog bersama kepala distrik, tokoh adat, tokoh agama, pemuda dan warga setempat.

    Ugimba selama sekitar 15 tahun menghadapi keterbatasan akses terhadap pelayanan pemerintahan dan pembangunan. Wilayah tersebut sulit dijangkau karena kondisi geografis pegunungan dan cuaca ekstrem, sementara akses darat menuju wilayah terdekat disebut mencapai sekitar 70 kilometer.

    Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan kebutuhan mereka terhadap bahan pangan, bantuan pembangunan desa, pendidikan, pelayanan dasar dan infrastruktur.

    Bupati Aner Maisini mengatakan pembangunan di Ugimba membutuhkan keamanan dan kepercayaan masyarakat.

    "Pemerintah daerah bersama TNI, Polri dan seluruh komponen masyarakat berkomitmen hadir secara nyata. Kehadiran negara bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut masa depan anak-anak Ugimba, kebutuhan dasar dan pelayanan masyarakat," kata Aner dalam dialog tersebut.

    Kunjungan itu berlangsung di tengah situasi keamanan yang masih menjadi salah satu persoalan utama di Intan Jaya. Wilayah Ugimba sebelumnya dikenal sebagai salah satu basis kelompok bersenjata yang dikaitkan dengan Sabinus Waker. Laporan media pada Agustus menyebut TNI telah menguasai bekas markas kelompok tersebut di Ugimba dan menggelar upacara kemerdekaan di lokasi itu.

    Pada Juni 2025, Bupati Aner juga pernah mengunjungi Ugimba dan bertemu dengan Sabinus Waker serta masyarakat setempat. Saat itu, warga menyampaikan permintaan agar pemerintah meningkatkan pembangunan dan pelayanan di wilayah tersebut.

    Dalam kunjungan terbaru, Riyanto mengajak masyarakat menjaga perdamaian dan mengajak pihak-pihak yang masih berada di kawasan pegunungan dan hutan untuk kembali bergabung dengan masyarakat dan ikut membangun daerah.

    "Mari kita jaga perdamaian ini bersama-sama. Kami merangkul seluruh saudara kita yang masih berada di dalam hutan dan gunung untuk kembali ke tengah masyarakat," kata Riyanto.

    Seorang warga, Tius, mengatakan masyarakat Ugimba selama ini menghadapi keterbatasan dalam memperoleh pelayanan pemerintah. Ia juga menyampaikan pesan yang disebut berasal dari Sabinus Waker agar pemerintah memberikan bantuan pangan, bantuan desa dan pembangunan.

    "Kami membutuhkan perhatian pemerintah dengan bantuan beras, sembako, bantuan desa, karena kita membutuhkan pembangunan," kata Tius, mengutip pesan tersebut.

    Pemerintah dan TNI juga terlibat bersama masyarakat dalam pembangunan infrastruktur dasar, termasuk Jembatan Merah Putih.

    Jembatan tersebut diharapkan membuka akses antarkawasan dan mempermudah masyarakat memperoleh layanan pendidikan dan kesehatan serta menjalankan aktivitas ekonomi. Laporan mengenai kunjungan tersebut menyebut prajurit dan warga bekerja bersama mengangkut material pembangunan jembatan.

    Keterbatasan akses selama bertahun-tahun juga berdampak pada pendidikan anak-anak di Ugimba. Dalam dialog tersebut, sejumlah anak menyampaikan keinginan untuk kembali bersekolah dan melanjutkan pendidikan.

    Kunjungan ditutup dengan penyerahan bantuan bahan pangan dan kebutuhan pokok kepada masyarakat.

    Bagi pemerintah daerah, kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kembali pelayanan publik di wilayah yang selama bertahun-tahun sulit dijangkau.

    Namun, keberlanjutan pembangunan di Ugimba masih bergantung pada kemampuan pemerintah menjaga akses, menyediakan pelayanan dasar dan mempertahankan kondisi keamanan yang memungkinkan masyarakat beraktivitas secara normal. (Gus)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    INFO PASAR

    +